fakirabdillah

Home

view:  full / summary

ISLAM VS KEBEBASAN BERAGAMA ? KITA TIDAK MAHU APA YANG TERJADI DI-INDONESIA JUGA AKAN BERLAKU DI- MALAYSIA.

Posted by alfakirabdillah algemasi on January 28, 2011 at 7:22 AM Comments comments (2)
Saudara pembaca Melayu-Islam yang dihormati. Di-Malaysia ini Alhamdulillah pegangan kita umat Melayu-Islam maseh lagi teguh dan kuat. Secara umum boleh dikatakan sejahat mana pun sasaorang individu Melayu ? Islam itu, jika dituduh kafir ..dia akan marah dan mengamuk. Sejahat mana pun, dia tidak akan sanggup menghina Allah, Nabi Muhammad dan kitab Al-Quran nya. Jadi bila ada individu Islam yang mengaku Islam sanggup menghina Allah, Nabi Muhammad dan Al-Quran ..kita menganggap mereka mereka itu sebagai musuh yang wajar diperangi. Itulah yang dilakukan oleh orang orang saperti Salman Rushdie dan lain lain. Kita juga tidak dapat menerima perlakuan perlakuan yang jelas melanggar Syariat Islam saperti orang perempuan menjadi imam dan wali akad nikah saperti yang dilakukan oleh Aminah Wadud . Dan kita juga tidak menerima pelanggran Hukum Allah yang jelas berkaitan cara hidup didunia ini saperti menerima perkahwinan antara lelaki dengan lelaki ( gay ) dan antara perempuan dengan perempuan ( lesbian ) Tetapi inilah yang dilakukan dan dihalalkan oleh Ketua Muslimah Nahdatul Ulama, MUSDAH MULIA. Adakah kita RELA apa yang berlaku di-Indonesia juga akan berlaku di negara kita Malaysia ? Apakah yang berlaku terhadap ISLAM di ? Indonesia ? Siapakah yang melakukannya ? Ikutilah beberapa siri rencana yang gemasindah petik dari pelbagai sumber..... Jika saudara sayangkan ISLAM saperti yang biasa kita amalkan selama kini ...MARILAH kita BERSAMA-SAMA MEMBENTERAS GERAKAN PLURALISMA yang diperjuangkan oleh ANUAR IBRAHIM dan para penyokongnya. Uu Nomor 1/pnps/1965 Digugat DUNIA keagamaan dan hukum di Indonesia kini sedang menghangat, menyusul di-lakukannya permohonan judicial review dari UU Nomor 1/PNPS/1965 Tentang Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama ke Mahkamah Konstitusi. Gugatan itu diajukan oleh 11 (se-belas) Pemohon yang terdiri dari 7 (tujuh) Pemohon LSM yakni Imparsial, Elsam, PBHI, Demos, Setara, Desantara, YLBHI dan 4 (empat) Pemohon persaorangan yakni Abdurahman Wahid, ( Gus Dur ) Musdah Mulia, Dawam Rahardjo, dan Maman Imanul Haq yang diwakili oleh 56 advokat ( peguam ) dan aktifis bantuan hukum yang tergabung dalam Tim Advokasi Kebebasan Beragama Perkara judicial review UU No. 1/PNPS/1965 diregistrasi dengan Nomor 140/PUU-VII/ 2009. Pada Rabu, 27 Januari 2009 Pukul 10.00 WIB dijadwalkan untuk sidang ke tiga untuk mendengarkan keterangan Pemohon / Termohon (DPR/Pemerintah), Saksi Pemohon/ Termohon, atau Saksi Ahli dari Pemohon/Termohon. Tidak ada batasan untuk jumlah persidangan di Mahkamah Konstitusi. Minimal Sidang dilakukan sebanyak empat kali, namun dalam banyak praktiknya dapat dilakukan lebih dari enam kali (bahkan lebih) hingga para hakim merasa cukup untuk mendapatkan keyakinan memutus perkara (tentunya dengan terlebih dahulu mendengar kedua belah pihak). Dalam Permohonannya, Pemohon meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk mencabut keberadaan lima norma dalam UU Penodaan Agama yakni Pasal 1 mengenai larangan untuk menyebarkan agama yang berbeda dengan penafsiran agama yang dianut di Indonesia. Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2), Pasal 3 dan Pasal 4a UU Penodaan Agama juga memungkinkan untuk dilakukannya hukuman terhadap orang-orang yang dianggap menyebarkan ajaran menyimpang tersebut dengan hukuman pidana selama 5 tahun. Menurut Pemohon, klausula dalam 5 norma yang diatur dalam UU Penodaan Agama adalah bentuk dari diskriminasi yang bertentangan dengan pasal-pasal Hak Asasi Manusia (Pasal 1 ayat (3), pasal 27, pasal 28D, pasal 28E, pasal 28I dan pasal 29 ayat (2) UUD 1945). Berdasarkan kasus-kasus pe-midanaan dan pelarangan atas Arswendo Atmowiloto, Lia Aminuddin (Lia Eden), Ardi Husain (pembuat buku Menembus Gelap Menuju Terang yang dianggap sesat), Sumardin Tappayya (sholat bersiul), Yusman Roy (Sholat dwi bahasa) Pemohon menyatakan bahwa hukuman atas keyakinan yang dijatuhkan oleh pengadilan maupun MUI atas sesatnya aliran tersebut adalah bertentangan dengan hak asasi beragama dan hak asasi manusia yang dijamin dalam UUD 1945. Sejumlah dalil sejarah, filsafat dan hukum dijadikan alasan-alasan permohonan dalam posita. Secara tematik, alasan-alasan yang di-ajukan Pemohon dapat dibagi sebagai berikut: 1. Dalil Historis Islam a. Bahwa aliran-aliran keagamaan berbeda juga dikenal dalam sejarah Islam. Aliran ini bukan saja menyangkut masalah furuiyyah melainkan juga mengenai ma-salah ushuli. Sehingga dalam Islam pun dikenal antara Sunni (Asy?ariyah dan Maturidiyah), Mu?tazilah, Syiah, Khawarij dll. serta dikenal pula mazhab dalam Sunni yakni Hanafi, Maliki, Syafi?i dan Hambali. Demikian pula dengan aliran-aliran dalam keagamaan lain semisal ordo-ordo dalam agama katolik. b. Bahwa para ulama dan pemikir Islam pun memiliki pandangan yang berbeda dengan apa yang dimaksud sebagai pokok-pokok Islam. Misalnya definisi ajaran pokok Islam oleh Ahmad bin Naqib al-Misri memberikan 9 ajaran pokok Islam sedangkan Abu Bakar al-Jazairi memberikan 5 ajaran pokok Islam yang dihukum berat. Sehingga ada perbedaan tentang apa-apa saja yang men-jadi prinsip pokok dalam sebuah agama. c. Bahwa pada tahun 763 Masehi Imam Abu Hanifah, pendiri Mazhab Hanafi serta pengikutnya telah dituduh kafir dan murtad. Abu Hanifah kemudian ditangkap dan dipenjara, disiksa dan diracun hingga meninggal di penjara. Meski demikian, ajaran dan pengikut Mazhab Hanafi tetap hidup dan berkembang. Bahwa Ahmad bin Hambal (Tahun 241H/ 855), dipenjara dan disiksa karena rezim saat itu mengambil aliran Mu?tazilah se-bagai aliran keagamaan resmi negara, dan dianggap menyimpang dari doktrin Mu?tazilah. Setelah negara mengganti aliran keagamaan resmi, saat itu pula Ahmad bin Hambal dipulihkan dari status penyimpangannya, bahkan diakuai sebagai ulama besar. (Hal 51 Permohonan) d. Bahwa perbedaan antara NU dan Mu-hammadiyah dalam sejumlah hal ibadah semisal tahlil dan ziarah kubur. Dimana Muhammadiyah menganggap bahwa hal tersebut adalah dosa besar yakni syirik sedangkan bagi NU merupakan sebuah ibadah yang biasa. Demikian pula dengan jumlah sholat taraweh, qunut dan wudhu yang pada praktiknya berbeda-beda. Melalui dalil-dalil yang dicontohkan melalui sejarah Islam, Pemohon hendak mengatakan bahwa Islam sendiri, dalam menafsirkan me-ngenai Agama Islam, memiliki perbedaan-per-bedaan bukan saja dalam hal-hal yang cabang (furu?iyyah) melainkan juga hal-hal yang pokok (ushuli). Penerapan otoritas keagamaan dalam Islam, dianggap sangat tergantung pada tafsir-an otoritas yang berkuasa pada masa tersebut sehingga sangat rancu dan relatif. 2. Dalil Filasafat a. .Relativisme Kebenaran; bahwa apa yang dianggap benar oleh suatu kelompok/aliran belum tentu benar bagi kelompok lain. Sehingga dengan sangat mudah satu kelompok mengklaim kelompok lain menyimpang begitu pun sebaliknya. Padahal agama-agama besar pun memberlakukan silogisme ini; jika Nabi Isa dianggap Tuhan oleh umat Kristen maka ia dianggap me-nyimpang atau sesat oleh Umat Islam yang menganggap Nabi Isa adalah seorang Nabi. Dalam hal ini, tidak ada kebenaran mutlak yang dapat meneguhkan keyakinan seseorang. b? Bahwa dengan demikian negara tidak boleh membatasi orang untuk melakukan penafsiran dan tidak boleh mengambil tafsir satu kelompok sebagai tafsir resmi negara. Hal ini dikarenakan semua klaim kebenaran dari masing-masing tafsir agama tetap berhak hidup seiring dengan naluri manusia untuk mencari kebenaran sebagai mahluk hidup c? Bahwa apa yang pada masa lampau benar belum tentu akan terus menjadi sebuah ke-benaran pada masa kini. Misalnya Nabi Muhammad dan Nabi Isa (bagi orang nasrani Yesus) dianggap pemberontak dan terusir karena membawa ajaran agama yang pada masa lampau dianggap sesat dan kini menjadi agama besar di dunia. Galileo dibunuh karena membawa kebenaran yang menyatakan bahwa pusat tata surya adalah matahari yang dianggap bertentangan dengan agama Katolik. Namun pada tahun 1992 gejera Katolik baru mengakui kesalahannya dan membenarkan teori Galileo. d. ..Bahwa keyakinan beragama memiliki dua dimensi yakni forum internum dan forum eksternum. Forum internum (ruang privat) menyangkut eksistensi spiritual yang melekat pada setiap individu, sementara forum eksternum (ruang publik) menyangkut aspek komunikasi eksistensi spiritual individu tersebut kepada public dan demikian maka baik menyakini maupun membuplikasikan kebenaran atas keyakinan adalah sebuah hak atas kebebasan berpikir dan berpendapat. Melalui dalil-dalil logika filsafat yang dikemukakan, Pemohon hendak menyatakan bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak. Sehingga semua agama yang diyakini dan disebarkan oleh setiap manusia yang menyakini adalah sebuah proses pencarian kebenaran yang juga mengandung kebenaran di kemudian hari. Dalam hal ini, negara tidak diperbolehkan untuk melakukan intervensi penafsiran atas apa yang telah menjadi ke-yakinan dan kepercayaan seseorang. 3. Dalil Hukum a. Bahwa PNPS, secara historis merupakan sebuah undang-undang yang dibentuk pada keadaan darurat. Hal ini ditujukan untuk membendung aliran-aliran keagamaan tersebut. Dalam penjelasan umumnya di-sebutkan bahwa UU Penodaan Agama ditujukan untuk mengamankan negara dan masyarakat dimana penyalahgunaan atau penodaaan agama dipandang se-bagai ancaman revolusi. Oleh karena dalam kondisi kekinian Indonesia sudah tidak lagi berada pada ancaman darurat sebagaimana mula dibentuknya PNPS ini, maka UU Penodaan Agama dianggap tidak lagi relevan untuk tetap dipertahankan. b. Bahwa pembatasan tentang penafsiran sebuah agama, dan pelarangan terhadap keyakinan seseorang telah bertentangan dengan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia khususnya dalam hal hak asasi untuk beragama. Hal ini dianggap bertentangan dengan pasal 27, pasal 28D, pasal 28E, pasal 28I dan pasal 29 UUD 1945 serta pula bertentangan dengan Deklarasi Hak Asasi Manusia, Kovenan Internasional Sipil dan Politik serta instrument hukum lainnya. c. Bahwa batasan mengenai ?penodaan?, ?penistaan? dan ?penyalahgunaan? agama adalah sangat absurd sehingga dapat digunakan oleh rezim yang berkuasa untuk melakukan kriminalisasi terhadap minoritas beragama lainnya. d. Bahwa produk dari kebijakan SKB (Surat Keputusan Bersama) antara Menteri Agama, Jaksa Agung, dan Menteri dalam Negeri tidak dapat dijadikan sebagai dasar dalam pelarangan atau pemidanaan seseorang atau kelompok. Hal ini dikarenakan SKB tidak dikenal dalam tata peraturan perundang-undangan di Indonesia (dalam hal ini UU Nomor 10 Tahun 2004) sehingga keberadaan SKB sendiri tidak menjamin kepastian hukum di Indonesia. e. Bahwa pembatasan atas kebebasan ber-agama hanya dapat dilakukan dengan parameter sebagaimana pada Pasal 20 ayat (2) dan Pasal 22 ayat (2) ICCPR yakni: hal atas dasar kebencian agama, ras, bangsa yang mengakibatkan hasutan untuk dis-kriminasi, permusuhan dan kekerasan, demi kepentingan keamanan nasional dan kemananan publik, pelindungan kesehatan publik atau moral, perlindungan hak-hak dan kebebasan-kebebasan orang lain. f. Bahwa tidak ada lembaga yang dapat memberikan label sesat maupun tidak sesat karena prinsip-prinsip keberagamaan di Indonesia sendiri memiliki keragaman dan tafsiran yang seharusnya diakomodasi oleh pemerintah. Melalui argumentasinya diatas, Pemohon hendak menyampaikan bahwa pembatasan melalui UU No 1/PNPS/1965 merupakan bentuk diskriminasi dan kriminalisasi dari kebebasan yang merupakan hak asasi manusia yang dijamin baik dalam Konstitusi Indonesia maupun Deklarasi HAM di dunia. * * * Semua akar persoalan ini sebenarnya berakar dari pandangan alam (worldview sekular yang menepiskan nilai-nilai sakralitas dan keagamaan dalam kehidupan. Agama dipandang sebagai produk budaya yang lepas dari nilai-nilai ketuhanan. Konsep Kebebasan dilepaskan dari unsur agama. Manusia me-letakkan dirinya lebih tinggi dari Tuhan dan merasa mampu mengatur kehidupannya tanpa campur tangan Tuhan. Bahkan, Tuhan dianggap membatasi kebebasan manusia. Nilai-nilai kebenaran dan moralitas pun dipandang relatif, sehingga benar dan salah pun menjadi relatif. Artikel-artikel yang dihimpun dalam buku kecil ini ditulis oleh para cendekiawan Muslim dari Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), dan hampir seluruhnya telah diterbitkan di Jurnal Islamia Harian Republika. Artikel-artikel ini memberikan jawaban yang sangat mendasar terhadap ke-keliruan berpikir kaum liberal yang memuja paham kebebasan ala Barat, tanpa memandang nilai-nilai Islam. Mudah-mudahan artikel-artikel ini dapat memberikan pencerahan bagi sedang mendapatkan amanah memegang ke-kuasaan di bidang hukum dan perundang-peundangan. Sebab, bagaimana pun, di atas pertanggungjawaban terhadap sesama manusia di dunia ini, yang lebih penting dan lebih tinggi nilainya, adalah pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT, Tuhan semesta alam, yang telah menurunkan wahyu-Nya kepada Nabi-Nya yang terakhir, yaitu Nabi Muhammad saw. Setiap Muslim pasti meyakini, bahwa al-Quranul Karim dan Sunnah Nabi Muhammad saw adalah pedoman hidup utama kaum Muslim.

ENTRI BONUS ....JIKA ADA NILAINYA ????

Posted by alfakirabdillah algemasi on January 17, 2011 at 7:15 AM Comments comments (1)


Salam para pembaca yang budiman.


 

Berikut fakir catatkan beberapa AMALAN khazanah lama yang fakir petik dari beberapa manuskrip termasuk manuskrip Tok Peramu ini. Penulis manuskrip memberi Ijazah Umum kepada sesiapa sahaja yang berhajat untuk mengamalkannya.


 

PENYAMPAI.............Ruh Ke Ruh


 

Salamun Qaulan Mir Rabbir Rahim Ya Ruhi ......( nama orang yang ditujukan )

 

Aku tahu asal usulmu ...

Tatkala dalam tubuh tuhan DI namanya engkau

Ditatang malaikat 44 dan

Kembali ketubuh Tuhan WADI namanya engkau

Dikandung bapa 9 hari MANI namanya engkau

Dikandung ibu sembilan bulan ..MA’NIKAM namanya engkau

 

Lahir kedunia

Yasin namanya engkau ( jika lelaki )

Siti Terjelan namanya engkau ( jika perempuan )


.....dari manuskrip Tok Pawang Johol.


 

SELAWAT DIRI.....


 

Amalkan 70 kali sebelum tidur selama 7 hari berturut – turut . Elok juga dibaca setiap hari bila teringat..


 

Bacaannya..........


 

Allah Hum Ma Salla Ruhi Fil Arwahi Fil Jasadi Fil Ajsaadi Fil Kab Rihi Fil Kabrii


 

Hadiahkan bacaan FATIHAH sebelum tidur kepada ....

Kedua ruh ibu bapa, Rasullullah, Para Nabi, Pari Wali dan DIRI kita sendiri.


.....dari manuskrip Abang Dolku.


KASIH MAKRIFAT...............Ketika Berkasih Sayang ?????


 

DI – WADI – MANI – MA’NIKAM

Bukan aku yang punya tikam...

Allah Muhammad yang punya tikam.

Aku yang menikamkan kepintu hawa....( sebutkan nama sihawa tu )

Yang tujuh beradik...

Asiah dikanan....

Halijah dikiri....

Maimunah dihadapan...

Salamah dibelakang...

Kabul berkat Allah Allah Hu Hu ..


 

KASIH MAKRIFAT 2....


 

Baca dalam penafasan ( tarik nafas – tahan & lepas perlahan makrifatkan ke arah sianu..


Ya Allah Ya Rasullullah

Hai telaga hawa Fatimah namanya engkau ( sianu sebutkan nama )

Ya Allah Ya Rasullullah Muhammad namanya aku..

Alif namanya tempat jadi..

Kabul allah kabul Muhammad Kabul baginda Rasullullah kabul berkat Allah Allah Allah


 

SANDARAN FATIHAH............


Bacalah setiap hari apabila sahaja bangun dari tidur...


 

Alhamdulillah ....akan ibuku Ya Allah Ya Rasullullah

Rab Bul Alamin ....akan sarungku Ya Allah Ya Rasullullah

Ar Rahman ....akan uratku Ya Allah Ya Rasullullah

Ar Rahim .....akan dagingku Ya Allah Ya Rasullullah

Malikiyau middin ...akan darahku Ya Allah Ya Rasullullah

Iyya Kanaq Budu...akan tulangku Ya Allah Ya Rasullullah

Wa iyya kanash taa in ..akan otakku Ya Allah Ya Rasullullah

Ih dina sh....siratul mustaqim ..akan hidupku Ya Allah Ya Rasullullah

Siraa tal laazi ...akan hatiku Ya Allah Ya Rasullullah

Na an am taa alai him ...akan rupakau Ya Allah Ya Rasullullah

Ghairil magh du ...akan ilmu taufikku Ya Allah Ya Rasullullah

Wa lad dhallin ...sebenar benar taufikku Ya Allah Ya Rasullullah


 

Assalamualaikum Ya Jibrael dihadapanku ya saudaraku Ya Allah Ya Rasullullah

Assalamualaikum Ya Mikail dibelakangku ya saudaraku Ya Allah Ya Rasullullah

Assalamualaikum Ya Izrael dikananku ya saudaraku Ya Allah Ya Rasullullah

Assalamualaikum Ya Izrafil dikiriku ya saudaraku Ya Allah Ya Rasullullah

Assalamualaikum Ya Malaikat Yang Empat memagarkan aku Ya Allah Ya Rasullullah

Assalamualaikum Ya Malaikat Kiraman dikananku ya saudaraku Ya Allah Ya Rasullullah

Assalamualaikum Ya malaikat Katibin dikiriku ya saudaraku Ya Allah Ya Rasullullah

Assalamualaikum Ya malaikat Raqib dihadapanku ya saudaraku Ya Allah Ya Rasullullah

Assalamualaikum Ya malaikat Muqarribin dibelakangku ya saudaraku Ya Allah Ya Rasullullah

 

Sekaliannnya berkata Aku memakai SANDARAN FATIHAH didalam Kalimah La Ila Ha Illallah Muhammadur Rasullullah.


 

MENCUCI DIRI / BERSUCI DIRI SENDIRI.............


 

Mandiku mandi kalam didalam kandil Allah

Perigi yang keruh sekali yang harum tinggal iman cahaya Allah

La Ilaha Illallah Muhammadur rasullullah


 

Ruh mandi Insan mandi

Ruh mandi pintu langit

Insan mandi pintu Kaabah

Aku mandi Cahaya Muhammad

Berkat La Ilaha Illallah Muhammadur rasullullah


 

Airku Air Al-hayat

Air Yang Hidup tiada mati

Air titik asalku jadi

..SIRR ALLAH namanya

Temuni Sirr aku Allah namanya

Allah terdiri Muhammad duduk

 

Aku mensuci Zat dan mencuci Sifat Fardhu atasku kerana Allah


DOA AMALAN KETIKA HENDAK TIDUR


 

Sahadat 3 kali

Fatihah sekali

Selawat 7 kali


Berdoalah kepada Allah saperti berikut :-


 

Ya Allah Ya Rasullullah . Tunjukkanlah aku akan Jalan Yang Benar dan janganlah matikan aku sebelum dapat Jalan Yang Sebenar-benarnya.


PENDINDING DIRI HAKIKI


 

HAQ ada didalam Haq

HU ada didalam Hu

Aku ada didalam HU

Mim ada didalam Mim

Aku ada didalam Mim

MIM HU ALLAH


 

SANDARAN SAHADAH


 

Ash Hadu Alla Ila Ha Illallah = Tubuhku tubuh Muhammad

Wa ash Hadu annna muhammadar rasulalullah = Tubuh Muhammad terpulang kepada menjadikan aku

 

La Ilaha Illlah Muhammdur rasulullah

Sifat Allah sifat aku sifat aku didalam kalimah Allah Allah Muhammad Rasulullah.



 

Sekian .....jika ada fakir tambah lagi. Betulkan ejaan sbb ditaip laju dan tak diedit Salam dari fakirabdillah algemasi


SEMBANG KOSONG - Ada ke isinya ?

Posted by alfakirabdillah algemasi on January 15, 2011 at 12:51 AM Comments comments (2)

Salam para pembaca yang budiman. Semuga sentiasa di Rahmati Allah SWT


 

Hari ini hari sabtu. Hari cuti. Sebenarnya fakir sentiasa bercuti, maklumlahdah pencen, dah lama pencen dah , pencen kerajaan. Kerja fakir dulu kerja pelik juga. Fakir dipencenkan ketika berumur 36 tahun sekarang dah tua dah sudah 59 tahun ikut kiraan tahun Masehi. Jika ikut kiraanTahun Hijrah agaknya dah lebih 63 tahun kot ? Lebih 20 tahun dah kata orang fakir MAKAN PENCEN.


 

Pagi ini fakir meneruskan sembang maya dengan saorang anak muda yang sudi menceritakan pengalaman kerohaniannya. Saorang anak muda yang bertuah. Fakir dah pun postkan jawapan kepada e-mailnya. Ianya merupakan SEMBANG SEMBANG kosong antara2 hamba Allah bercerita tentang Allah jua. Kira zikirlah tu sebab zikir itu bukankah maksudnya Mengingati Allah. Jika kita bercerita tentang Allah mustahil kita lupa kat DIA ya tak ?


 

Ikutilah sembang sembang kosong itu saperti dicatatkan dibawah :-


 

Salam takzim,

 

sifakir dari gemas.

 

............................................................................

 

Saorang hamba Allah ...dalam perjalanan MENCARI DIRI-nya menulis...


 

(Kadang kadang saya terfikir sekiranyalah BENAR kata kata IBNU ARABIbahawa YANG WUJUD HANYA ALLAH - maka saya pun ALLAH juga ) ( kalaulah saya ditakdirkan masuk Neraka dan dibakar dengan API NERAKA ) maka saya KENALAH bertanya :-

 


kalu dok kena bakar api neraka sapa yg sakit?? aku ke Allah..???

Pening ( kepala ) bila difikirkan.. nanti malam2 saya cuba "on" minta GURU bagi ilham.


 

Saorang hamba Allah yang lain mulalah berlagak menjadi USTAZ katanya wahai saudaraku tidakkah kamu pernah dengar / baca FirmanNya dimana DIA berfirman :-


DIA Allah membiarkan dua lautan mengalir danbertemu diantaranya ada BATAS / sempadan -


Batas ini sangat nipis..entah berapa mikron agaknya ) ...apakah batas itu ?? hapuskan batas itu....barulah dua lautan menjadi SATU dan menjadi LAUTAN SEBENARNYA


 

Si –ustaz terus menulis ( macam dia ni  BAGUS je , macam PANDAI je – ustaz tu macam terdengar komen aku )


 

Dia terus berkata ..yang pandai itu bukan akulah brader.. tapi GURU aku..yaitu AKU ..peliklah kata ustaz ni ..cakap macam orang SEWEL je bukanaku tetapi AKU juga )


 

Salam tuan,( kata ustaz cabuk tu kepada sihamba Allah )


 

Dalam bab saperti ayat tuan diataslah selalu menyebabkan orang tergelincir...sebab tabir pemisah dua lautan yang mengalir itu terlalulah nipis umpama buih sabun.


 

Ramai yang keliru hingga ramai juga yang mengaku dia Allah dan menjadikan Ilmu Hakikat inisebagai satu ilmu yang bukan sahaja sesat tetapi ilmu gila pada orang yang tidak memahaminya. Maka jadilah Ilmu Hakikat ini bahan senda gurau orang.


 

Contohnya ialah mengaku diri Tuhan adalah kerja paling gila dan pembohongan tahap maksima dan kesesatan paling nyata. Itulah awal awal lagi saya sudah sebutkan perbezaan antara MANUSIA dan INSAN....


 

Insan itu bukan manusia dan manusia itu bukan insan TAPI akhirnya tuan akan tahu juga bahawa Manusia itulah Insan dan Insan itulah Manusia. ..ya AKHIRNYA bukan sekarang ini .( Peliklah orang inicakap berbelit belit dan merapu tidak tentu arah pulak - kalau bercakap biarlah dengan cara yang mudah supaya orang senang faham )


 

Manusia itu tetap manusia MUSTAHIL Tuhan. Keupayaan manusia itu amatlah terbatas..sangat minimal ..keupayaan INSAN ( pada kamu sekarang ini ) juga kelihatan amat minimal jika ianya masih dibalut oleh lapisan lapisan asalnya... HAPUSKAN BALUTAN2 itu.


 

Dalam keadaan sebegini keupayaan yg ditunjuk oleh INSAN hanyalah bertahap SIFAT MAANI hingga ramai pelajar ( termasuk aku = ustaz cabuk tu ) SAKIT kepala untuk JUSTIFY kenyataan Allah ...yang mengistiharkan bahawa Insan itu ialah MAKHLUK paling sempurna dijadikanNYA....( lebih sempurna dari Malaikat & Iblis )


 

Sempurna apa ?? aku terkial - kial untuk dapat hidup mewah..disana sini banyak sangat perkara negatif berlaku dsb dsb..yang menunjukkan keupayaan minimal manusia dan insan yang menggerakkannya...tetapi IMAN ( aku ) berkata ...tak kan Tuhanku Allah SWT berbohong ...cuma aku yang tidak tahu ..( Maha Suci Allah dari berbohong ..engkau itu memang bodoh dan sombong ).


 

( Ustaz cabuk itu terus berkata kepada sihamba Allah itu )


 

Dalam bab ini saya PENING hampir sebulan mencari jawapan...ketika itu saya rasa kira terror juga RASA macam boleh MAMPU mencari jawapan....tapia khirnya balik ke pangkal jalan..juga ..kena serah ke guru sejati semula....


 

Badan melalui otak amat terhad keupayaannya...dah tu selalu pulak komplen ...aduhai macam nak pecah kepala aku memikirkannya...macam nak pecah je ..belum pecah lagi....dan masaalah tak juga terpecahkan oleh otak badan


 

Sehinggalah GURU berkata engkau pergilah duduk kat belakang rumah engkau tu semasa DINIHARI ....Sayapun pergi kebelakang rumah ..duduk ..kat kerusi malas ...mula mula nak berlatih...tafakur cara bagindo muchtar..guru kata ..tak payah..gi masuk rumah semula ..lampu terpasang tu ..kipas berpusing...offkan switch..letrik mahal..nape cuai !!!!!...


aduhai cerewetlah guru ni..yang bayar bil aku ..bukan engkau ...kata otak badan...guru kata...alahai ..sombong lagi..kamu wahai otak itulah pasal engkau perlukan AKU.


 

Guru kata kepada otak ...ok ..ok BERHENTILAH berhujah ..sekarang kau mulai bekerja semula ..aku tadi kata pasal LETRIK .sekarang ..kau arahkan mata kau ..pandang DAWAI LETRIK tu...dah sebulan kau PENING..jawapannya mudah sekali...ada kat dawai letrik itu dan ada di semua perkakas letrik didalam rumah engkau ini


 

Disitu ( dawai dan kelengkapan letrik ) ada SIFAT MAKNUYAH AKU ....sifat aku banyak...bukan 20 shj..tapi kau kan LEMAH cukuplah tahu 20..kat engkau ada ..7 + 6 ....yang ada kat dawai tu 7 + 1 lagi....yakni SIFATMAHA...Maha Melihat...Maha Mendengar..Maha Berkuasa dsb dsb......

 


Peliklah engkau wahai guruku engkau kata ada 20 sifat yang wajib aku tahu ..bila aku campurkan pada aku ada 7 + 6 jadi 13 pada dawai letrik ada 7 +1 jadi 8 ..campur semua jadi 21 bukan 20. Wahai guru .....matematik mudah pun engkau tak dapat selesaikankan dengan betul.

 

Mana boleh guru salah..akulah yang salah agaknya ...ok ok 21 pun  21 lah Ustaz cabuk malas berhujah lagi dia terus berkata....


 

Berkaitan dengan ini tuan carilah sambungannya dalam blog fakirabdillah...Pengantar Ilmu Hakikat ....disitu ada sambungan dan jawapannya

 


Seterusnya ustaz bertukar tajuk ...dia berkata..

.

 

Balik kepada ayat tuan .....siapa yang berasa sakit bila dibakar api nerakata ....Saya rasa yang berasa sakit itu cuma jasad ....sedangkan yang kembali kepada Allah itu ialah Nyawa yakni Zat.


 

Saya rasa Zat tidak berasa panas jika dibakar sebab dia ZAT nak bakar cam mana...yang boleh dibakar ialah OBJEK . Objek ialah benda benda yang ada SEMPADAN ...Zat itu Maha Meliputi ..mana ada sempadan ...dan ianya adalah SATU YANG ESA ...zat  yang menaip ini yakni pada saya Zat saya  ( nyawa saya ) adalah Zat yang sama yang akan membaca tulisan ini ( zat tuan )


 

Ia umpama air teh dalam tea pot / teko yang dituangkan kedalam pelbagai cawan...jadi kalaulah boleh dibakar zat saya ..zat tuan pun akan sama turut terbakar....zat  yang meliputi semua makhluk juga akan ikut terbakar dan hangus bersama. Jadi apa lagi yangtinggal......??????


 

Perlu juga kita fikirkan tentang DEFINASI..perkataan BAKAR itu. Adakah PEMBAKARAN api Neraka sama dengan apa yang kita faham dan lihat didunia ini ...macam kita bakar kayu lemang tu ? atau maksudnya lain ?? Hanya Allah yang tahu. Selalunya apa yang Allah dok kata kena ditafsirkan...dan berbentuk perumpamaan....Yang mampu beri tafsiran ialah orang yang tahu bertaraf pandai bergelar ULAMAK.


 

Pada saya PRIORITY kita ialah ...perkara yang paling hampir pada / dengan kita..yakni MATI. Yang paling hampir pada MATI ialah TEMUDUGA malaikat diliang lahad.


 

Kalau badan tak boleh jawab ..aduhai teruklah kena belasah. Hukum akal dok kata ..mesti tak boleh jawab punya..benda dah mati ....tak kan boleh menjawab...tadi semasa dikafankan...dia tak jawab apa pun...AMAT PELIK bila malaikat tanya dia boleh DENGAR dan MENJAWAB pulak...


 

Lebai besar yang baca TALQIN tu macam confirm ya YAKIN saudara dia kat liang lahad tu BODOH sangat...soalan mudah UPSR pun tak boleh jawab..tulah sebab Lebai Besar tu bagi TUITION. Kok dah bagi tuition masih tak bolehjawab ...padan mukalah engkau kena BELASAH.....

 


Kita kenalah TUITION bab nak menjawab TEMUDUGA malaikat ni..masa kita masih belum menjadi BANGKAI.....masa GURU masih lagi nak jadi GURU...semasa Guru masih bersama sama kita. Bila Guru dah pergi baru nak tanya..dah terlewatlah tu..


 

Guru tu kalau dia dah pergi ..dia dah tak mahu balik lagi dah sebab dia bukan pergi dia KEMBALI atau PULANG. Dah lama dia nak pulang dah tapi MAHAGURU kata belum lagi. Engkau kenalah tunai AMANAH AKU. Guru kalau dah KEMBALI kepada MAHAGURU...kita yang tinggal pasti akan HANCUR. Jadi janganlah berlengah untuk bertanya !!!!


 

Guru ni kalau dia sayang kat kita barulah dia nak mengajar ...kalau dia menyampah ...dia buat DEK je...jadi kita kenalah selalu BODEK guru tu....sampai DIA sentiasa berkata..engkau sebenarnya bukan MURIDKU...engkau itu SIFATKU yaitu AKU...Aku itu Engkau...Engkau ituAku....Aku Engkau ..Engkau ..Aku. yaitu DIA.


Jadi aku = engkau. Aku =Dia. Akhirnya mengikut formula algebra a=b. b = c t herefore a ialah c.


 

Kan guru selalu SEBUT ..INNI ANA ZATULHAQ INNALLAH ....kita kenalah jawabdengan ...INNI ANA SIFATUL HAQ...siapa Sifatul Haq.??..Guru kata..INNALLAH. Jadi selalulah engkau katakan : INNI ANA SIFATULHAQINNALLAH. Inilah Aku SIFAT kepada HAQ yaitu Allah


 

Kita pun selalu DOAKAN guru...kita kata Salam Sejahtera wahai PENYAMPAI ( Nabi = Naba" = Rasul = Penyampai= Guru ) Semuga Dirahmati Dan Diberkati Allah .


Guru menjawab dengan jawapan PELIK:Guru kata Salam Sejahtera Wahai AKU ( Ana ) Aku itu Engkau , Engkau itu Aku.Aku adalah Hamba Yang Soleh...Marilah kita bersatu semula sebab kita sebenarnya adalah SATU . Marilah kita istiharkan pengakuan kita yakni YANG WUJUD HANYA AKU Namaku ALLAH....


 

Salam Takzim bro.......................hanya sembang sembang kosong dipagi sabtu.Luv u all


DARI ... Manuskrip ILMU & MAKRIFAT TOK GURU PERAMU - ENTRI KEEMPAT ( 4 )

Posted by alfakirabdillah algemasi on January 14, 2011 at 6:12 AM Comments comments (3)

ALHAMDU  ( Alif–Lam- Ha -Mim -Dal )

 

Saudara pembaca yang budiman,


Mengikut penceritaan kalimah ALHAMDU ialah kalimah pertama yang disuarakan oleh manusia yakni Nabi Adam a.s yang bermaksud SegalaPuji milik Allah.Tidak ada satu pun manuskrip Ilmu Hakikat yang adaditangan fakir yang tidak membicarakan kalimah ALHAMDU ini. Masing masingmemberi tafsiran tersendiri secara panjang lebar.

 

Melalui ENTRI kali ini fakir sampaikan penjelasan penulis manuskrip ILMU & MAKRIFAT TOK GURU PERAMU berkaitan kalimah ALHAMDU ini.

 

........................................................................................

 

ALHAMDU .....( Alif – Lam – Ha – Mim - Dal )

 

ALIF

 

Huruf ALIF itu WAKTU SUBUH. Nabi Adam a.s cahayanya putih. Malikatnya Jibrael Ruhani. Sahabatnya Abu Bakar & Fatimah Keluar dari huruf ALIF itu DUA RAKAAT kerana TAJALLI Tuhan dua mertabat yakni MERTABAT ZAT atau AHDIAH dan Mertabat SIFAT atau WAHDAH. Istananya dibawah susu kiri .Keluar cahaya pada dahi. Kenyataan pada kita ialah MULUT & LIDAH

 

LAM

 

Huruf LAM itu waktu ZUHUR. Nabi IBRAHIM cahayanya Kuning. Malaikatnya MAKRIBUN. Keluar dari huruf Lam itu empat rakaat keranaTAJALLI Tuhan WUJUD – ILMU – NUR – SUHUD. Istananya pada HATI di lambung susu kiri yaitu RUH MAZIFAH. Kenyataan pada kita ialah HIDUNG & MATA

 

HA

 

Huruf HA ini waktu ASAR. Nabinya Nabi Yunus a.s Cahayanya Hijau Kuning. Malaikatnya MIKAIL. Sahabatnya pula ialah Omar. Keluar dari huruf HA ini empat rakaat  yakni API– AIR – ANGIn – TANAH. Istananya pada LIMPA – Nafsu Jasmani. Kenyataan pada kita ialah BAHU & DADA.

 

MIM

 

Huruf MIM itu waktunya MAGHRIB . nabinya ialah Nabi MUSA. Cahayanya MERAH HITAM. Malaikatnya ISHDAH & WAHIDIAH. Istananya PARU –PARU Nafsunya Nafsu Haiwan. Kenyataan pada kita ialah MATA ( Cahayanya )

 

DAL

 

Huruf DAL itu waktu ISYA’ Nabinya Nabi NUH. Cahayanya HIJAU HITAM. Malaikatnya IZRAFIL. Sahabatnya ALI. Keluar dari huruf DAL itu 4rakaat kerana Tajalli Tuhan DI – WADI – MANI – MA’NIKAM. Istananya HEMPEDU dari bawah lidah hingga ke telinga. Kenyataan pada kita ialah TAPAK KAKI.

 

Nota Fakir :-

 

Saudara pembaca , fakir minta maaf kerana tidak dapat menjelaskan penjelasan diatas kerana fakir tidak faham.

 

Barangkali mengikut ILMU TETENTU waktu waktu solat ada kaitan dengan kalimah ALHAMDU ini kerana Allah jua.

 

Bagi saudara pembaca yang ada mempelajari perkara ini eloklah beri penjelasan melalui Ruangan KOMEN Entri ini untuk pemahaman mereka mereka yang tidak faham termasuk fakir . Tq.

 

TEMPAT ZIKIR PADA TUBUH

 

ZIKIR QALBI

 

Dua jari bawah susu kiri  = QALBI = HATI

 

ZIKIR RUH

 

Dua jari bawah susu kanan = RUH = NYAWA

 

ZIKIR SIRR

 

Dua jari bawah susu kiri = SIRR = RAHSIA

 

ZIKIR KHOFI

 

Dua jari atas susu kanan = KHOFI = TERSEMBUNYI

 

 

 

ZIKIR AKHFA

 

Ditengah dada = AKHFA = TERLEBIH SEMBUNYI

 

ZIKIR NAFAS

 

Antara 2 kening meliputi sekalian kepala

 

ZIKIR KHALIAH

 

Di ubun ubun meliputi sekalian jasad

 

Bersambung.........................20 SIFAT DIDALAMDIRI

 


DARI ... Manuskrip ILMU & MAKRIFAT TOK GURU PERAMU - ENTRI KETIGA ( 3 )

Posted by alfakirabdillah algemasi on January 14, 2011 at 2:04 AM Comments comments (0)
KEJADIAN DIRI. Adapun kejadian DIRI itu terkandung dalam 20 perkara dibahagi kepada 4 bahagian yaitu ( ada 16 shj dicatitkan ? fakir ) Bahagian Pertam 1 Jenis ZAT Diri Wujud Rahsia Kita Alam Lahut Ruh Al-Quddus 2 Jenis SIFAT Diri Terdiri Nyawa Kita Wujud Mutlak Ruh Idhafi Alam Jabarut 3 Jenis ASMA? Diri Terperi Hati kita Wujud Alam Ruh Ruhani Tubuh halus 4 Jenis AF?AL Diri Tajalli Jasmani Wujud Idhafi Tubuh Yang Zahir Bahagian Kedua 1 Wujud Wujud mutlak ? Wujud Hakiki ? Wujud Idhafi Wujud Tajalli 2 Ilmu Ilmu Hakiki ? Ilmu Maklumat ? Ilmu Fikir ? Ilmu Ma?dom Al-Asma? 3 Nur Nur AlHadi ? Nurul quddus ? Nur hadi ? Nur Al-bayan 4 Suhud Suhud Al-Ain ? Suhud Khadafi ? Khaliq Al-Asmat Suhud Taufil Bahagian Ketiga 1 Angin Angin Niat ? Angin Padtar ? Angin Sarsa ? Angin Serul 2 Api Al-hayat ? Al-Muja ? Sajin 3 Air Maal Hayat ? Maal Kus ? Maal Zam Zam ? Maal Hain 4 Tanah Tanah Firdaus ? Tanah Tiin ? Arbail baasir ? Tiin Siipaab Bahagian Keempat 1 Di Jadi Ruh Masripah ? Tubuh ? Af?al 2 Wadi Jadi Tulang ? Tariqat ? Hati ? Asma? 3 Mani Jadi Urat ? Haqiqat ? Nyawa ? Sifat 4 Ma?nikam Jadi Nyawa ? Makrifat ? Rahsia ? Zat Bahagian Kelima 1 LA ( Laf Alif ) Uapan tubuh menjaga kulit dan bulu Qalbi kepada Baitullah 2 ILAHA ( Alif Lam Ha ) Ucaoan bagi hati penjaga daging dan darah Qalbi kepada Baitulmakmur 3 ILLA ( Alif Lam Alif ) Ucapan bagi Nyawa penjaga urat dan tulang Qalbi kepada Arasy 4 Allah ( Alif lam Lam Ha ) Ucapan kepada Rahsia penjaga urat dan sumsum Qalbi kepada Allah KEJADIAN BENIH HU QALBI itu RABBI terdiri Aku didalam Sifat Nafsiah Aku dikandung dalam Wujud Allah La Ilaha Illallah Muhammadur Rasullullah Fi Kul Lil Maha Tiin Wa Naf Sin Aa Da Da Maa Wa Si A-Hu Il Mullah Adapun asal kejadian BENIH manusia daripada MA?NIKAM daripada Syurga dirupakan Allah SWT turun kepada HU GHAIB rupa allah jadi Ma?nikam rupa gilang gemilang hingga tujuh peytala langit dan bumi - kemudian manikam itu jatuh kepada ubun ubun bapa 100 hari - kemudian manikam itu jatuh kejantung bapa 40 hari - kemudian manikam itu jatuh ke Hati Nurani cahaya Haq 7 hari - kemudian Manikam itu jatuh TA?AYUN HATI berupa air 3 hari - kemudian manikam itu MERTABAT ZAT pada pinggang bapa 24 jam - kemudian Manikam itu jatuh kerahim ibu dengan rupa huruf ALIF - kemudian Manikam itu kepada ALAM RUH berkumpul saperti biji . itulah sebab ia bernama Manikam - kemudian manikam bersifat ia bernama ALAM MITHAL. Ini yang bernama saperti Firman Allah : al insanu sirri wa ana sirruhu - kemudian ia menilik dirinya terlalu indah, lalu lupa kepada dirinya bila bercampur dengan darah ibunya maka hilanglah rupa itu dan bernama pula ia ALAM AJSAM yakni Alam Kasar. Kemudian bila sampai janji keluarlah ia dari kandungan ibunya dan hilanglah rupa yang dilihat maka menangis ia sebab suara inilah bernama ALAM INSAN. BILA AKHIR HAYAT Bila akhir hayat kita dapati BERDENYUT-DENYUT PUSAT saperti asap serta kita mendengar ucapan :- ALASTU BI RAB BIKUM ? AH ( Alif Ha ) ANA MA ? KAA NA BII MAA KAA NA MA SA KANA. Maka jawablah :- YA ANA LA ILA HA IL LALLAH ? 3 kali Kemudian nampak cahaya KEBESARAN ALLAH maka kita zikir ALLAH ? 3 kali Kemudian kita nampak KALIMAH ALLAH maka kita zikir HU ? 3 kali Kemudian kita dengar UCAPAN TUHAN : ANA ALLAH LA ILA HA ILLALLAH ANA....serta terus kita memandang akan KEBESARAN ALLAH maka kita zikir AH ? AH- AH ( Alif Ha ). Maka tamatlah riwayat kita. Ruh kembali ke Rahmatullah. Hasanul Khatimah. Bersambung.......................Membicarakan ALHAMDU.

TAMBAHAN KEPADA entri berkaitan Syurga - Neraka

Posted by alfakirabdillah algemasi on January 14, 2011 at 1:48 AM Comments comments (0)

DALIL DALIL NAQLI ----ALLAH MAHA PENGAMPUN


"Dia jualah Penerima taubat hamba-hamba-Nya dan mengampunkan dosa, dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan". (Surah Syura, ayat 25).


"Kecuali orang yang bertaubat dan beriman dan mengerjakan amal salih, maka mereka itu Allah tukarkan kejahatan mereka dengan kebaikan kerana adalah Allah itu Pengampun, Penyayang". (Surah Furqaan, ayat 70).


Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Az Zumar:53)


Sesudah itu Adam terima beberapa kalimat dari Tuhannya lalu Dia ampunkannya kerana Allah itu Maha Pengampun Maha Penyayang. ( Ayat 37 : Surah al-Baqarah )


Dia jualah Penerima taubat hamba-hamba-Nya dan mengampunkan dosa dan Dia Mengetahui apa yang kamu kerjakan. ( Ayat 25 : Surah asy-Syura )


Kecuali orang yang bertaubat dan beriman dan mengerjakan amal salih, maka mereka itu Allah tukarkan kejahatan mereka dengan kebaikan kerana Allah Maha Pengampun Maha Penyayang. ( Ayat 70 : Surah al-Furqaan )


Tidaklah mengena satu bencana atas bumi dan tidak pula pada diri kamu melainkan semua itu sudah tercatit dalam Kitab sebelum Kami melakukannya. Yang demikian bagi Allah sangatlah mudah. Allah khabarkan demikian supaya kamu tidak berputus asa terhadap apa yang telah hilang daripada kamu dan tidak menyombong dengan apa yang datang kepada kamu. Dan Allah tidak suka kepada orang yang menyombong. (Ayat 22 & 23 : Surah al-Hadiid )


Dan (ingatlah) tatkala Musa berkata kepada kaumnya: “Wahai kaumku! Sesungguhnya kamu telah menzalimi diri-diri kamu dengan sebab kamu menyembah anak sapi. Oleh itu minta ampun kepada Tuhan dan bunuhlah diri-diri kamu. Yang demikian itu baik bagi kamu pada sisi Tuhan kamu. Lantas Dia ampunkan kamu kerana sesungguhnya Dia Maha Pengampun, Penyayang.( Ayat 54 : Surah al-Baqarah

DARI ... Manuskrip ILMU & MAKRIFAT TOK GURU PERAMU - ENTRI KEDUA

Posted by alfakirabdillah algemasi on January 13, 2011 at 2:17 PM Comments comments (1)

 

Adapun Makrifat yang mesti diketahui itu ialah 20 Perkara terbahagi kepada 5 Bahagian.......

 

BAHAGIAN PERTAMA :-

 

Hendaklah diketahui 4 perkara yakni :-

 

Pertama  Allah sabelum bernama Allah apa NamaNya ?

Kedua Muhammad sebelum bernama Muhammad apa namanya ?

Ketiga sebelum hari yang tujuh itu apa namanya ?

Keempat  sebelum Waktu Yang Lima itu apa namanya waktu itu ?

 

BAHAGIAN KEDUA

 

Hendaklah juga kamu ketahui 4 perkara lagi.

 

Pertama 40 hari hendak mati

Kedua 7 hari hendak mati

Ketiga 3 harihendak mati

Keempat 24 jamsebelum mati.

 

BAHAGIAN KETIGA

 

Lagi 4 perkara yang perlu kamu ketahui

 

Pertama hendaklah KENAL DIRI kamu

Kedua hendaklah kenal NYAWA kamu

Ketiga hendaklah kenal PENGHULU kamu

Keempat hendaklah kenal TUHAN kamu

 

BAHAGIAN KEEMPAT

 

Hendaklah ketahui akan ZIKIR PENYERAHAN NYAWA kepada Allah . Ada 4 perkara juga.

 

Pertama Serahkan dengan ZIKIR AF’AL yakni La Ilaha Illallah

Kedua serahkan dengan ZIKIR ASMA’ yakni Allah Allah Allah

Ketiga serahkan dengan ZIKIR SIFAT yakni Hu Hu Hu

Keempat serahkan  dengan ZIKIR ZAT yakni Ah Ah Ah

 

BAHAGIAN KELIMA

 

Hendaklah ketahui berkenaan RUH  juga 4 perkara

 

Pertama RUH JASMANI yaitu TUBUH kita yakni DIRI TERJALLI

Kedua RUH RUHANI yaitu HATI kita yakni DIRI TERPERI

Ketiga RUH IDHAFI yaitu NYAWA kita yakni DIRI YANG TERPERI

Keempat RUHAL-QUDDUS yaitu RAHSIA kita yakni DIRI YANG WUJUD.

 

MUHAMMAD..............

 

Adapun nama MUHAMMAD itu jadi TUBUH pada kita.

Tubuh kepada Muhammad jadi NYAWA pada kita

Hati kepada Muhammad jadi NYAWA kepada kita

Nyawa kepada Muhammad jadi RAHSIA kepada kita.

 

TUBUH.................

 

Adapun yang bernamaTUBUH itu PERBUATAN yang datang daripada HATI.

Perbuatan Hati datang daripada Nyawa

Perbuatan Nyawa datang daripada Rahsia

Perbuatan Rahsia datang daripada AF’AL ALLAH.

 

FUAD................

 

Adapun yang bernama MATA itu ialah untuk MELIHAT dan orang yang melihat itu tempatnya pada MATAHATI pada JANTUNG.

Di dalam jantung ada FUAD

Di dalam Fuan ada  CAHAYA

Didalam Cahaya ada RAHSIA

Didalam Rahsia itua dalah saperti Firman Allah SWT yang berbunyi :-

 

Al Insanu Sirri...Wa Ana Sirruhu

Insan itu adalah rahsiaKu dan Akulah rahsianya.

 

KENAPA NAMA MUHAMMAD ( Rahsia Muhammad )

 

Adapun sebab Nabi Muhammad itu bernama Muhammad kerana Kehendak Allah.

Sekalian ( Keseluruhan/ Semuanya )  Alam ini terjadi kerana Muhammad saperti dinyatakan didalam Hadith Qudsi :-

 

Sekalian jadi daripadamu Ya  Muhammad dan engkau jadi daripada AKU

 

Sabda Baginda Rasul  :-

 

Aku jadi kerana Allah dan sekalian alam jadi kerana aku.

 

RAHSIA MUHAMMAD  ( Mim Ha Mim Dal )

 

KETERANGAN HURUM MIM AWAL MUHAMMAD ( MIM AWAL )

 

Pertama menunjukkan ZAT hambanya berdiri solat

Kedua Tempat Makrifat tatkala Qiam

Ketiga Zikir Bagi Zat yaitu ZIKIR RAHSIA

Keempat tatkala itu Tuhan bernama AHDIAH

Kelima semasa itu Tuhan Semata-mata . Belum ada terjadi apa apa akan masa itu bernama AH...( Alif Ha )

 

KETERANGAN HURUM HAMUHAMMAD ( HA )

 

Artinya SIFAT HAMBA yakni RUKUK dalam solat

Tempat HAKIKAT yaitu Rukuk

Zikir bagi Sifat yakni Nyawa

Tatkala itu Tuhan bernama WAHDAH

 

KETERANGAN HURUM MIM KEDUA MUHAMMAD ( MIM KEDUA )

 

Artinya ASMA’ HAMBA yaitu SUJUD dalam solat

Tempat TARIQAT tatkala Sujud

Tatkala itu Tuhan bernama WAHADIAH

Tatkala itu Tuhan TAJALLI sabenar-benarnya meliputi NUR MUHAMMAD. Masa itu Tuhan bernama ALLAH SWT

 

KETERANGAN HURUM DALMUHAMMAD ( DAL )

 

AF’AL HAMBA yaitu DUDUK dalam solat

Tempat  SYARIAT yaitu tatkala dalam Duduk

Zikir bagi Af’al yaitu TUBUH La Ilaha Illallah

Tatkala itu Tuhan ibarat LA ( Lam Alif )

Tatkala itu bercampur RAHSIA dengan NYAWA dan ANASIR ADAM ( Alif  Dal  Mim )

 

 

Bersambung........................KejadianDiri

 


DARI ... Manuskrip ILMU & MAKRIFAT TOK GURU PERAMU - ENTRI PERTAMA

Posted by alfakirabdillah algemasi on January 13, 2011 at 2:07 PM Comments comments (0)

KESIMPULAN HATI

 

Pertama         Hati Yang Beriman                Lawannya                   Kafir

Kedua             Sum’ah                                   Lawannya                   Bid’ah

Ketiga             Hati Yang Taat                       Lawannya                   Maksiat

 

Dan HATI inilah tempat NIAT yang menentukan SAH SOLAT atau lain lain pekerjaan.

 

 

KEDUDUKAN NIAT

 

Bahawa NIAT itu tempatnya di HATI, tidak berhuruf dan bersuara sebagai letaknya harus melaksanakan :-

 

QASAD          menunjukkan ZAT akan SIFATNYA kepada yang disifatkan

 

TAKRID         menentukan ZAT akan SIFATNYA dan kepada yang disifatkan.

 

TA’AYUN       sabenar2nya AKU menyatakan DIRI  AKU dalam TAUHID Takbiratul Ihram Aku kepada Sifat yang disifatkan.

 

Maka karamlah DIRI dalam lautan tidak bertepi itu nescaya SOLAT bukan lagi ENGKAU / AKU tetapi AKU ZAT yang melahirkan Kerja Aku dalam rupaku yakni SifatKu yang nyata dalam kelakuan hambaKu. Engkau tiada UPAYA dan KEKUATAN untuk melakukan solat  itu malahan engkau lakukan atas Kurniaan & Rahmat Aku semata-mata.

 

Kenapa engkau merasa ada kewujudan dalam hidup ini sedangkan WUJUD itu adalah   Aku semata-mata ? Yang mengerjakan kelakuanmu itu Aku atas Kudrat & IradatKu. Yang menentukan waktu pun Aku, Aku punya Ilmu. Tanpa itu engkau tiada hambaku. Aku sengaja menyatakan DIRIKU padamu dan Aku memuji DiriKu diatas lidahmu wahai hambaku.

 

Jangan sekali-kali ada rasa didalam hatimu bahawa engkau mempunyai kemampuan untuk memujiKu .Ketahuilah bahawa engkau adalah hambaKu yang FAKIR berhak menerima PemberianKu.

 

 TIANG SOLAT

 

a.         HADIRHATI yakni menghadap Allah dan membuangkan segala yang GHAYR ( yang lain selain Allah ) didalam solat

 

b.         KHUSU’/ TETAP HATI didalam solat yakni tidak merayau –rayau fikiran kemana mana.

 

c.         SEMPURNA bacaan FATIHAH

 

 

SAH SOLAT

 

a.         Sah solat kerana SAH WUDHU’

 

b.         Sah Wudhu kerana Sah ISTINJA

 

c.         Istinja itu membersih akan anggota badan dari berupa bentuk najis besar mahupun kecil.

 

 

KESEMPURNAAN ISLAM

 

Nota oleh Fakir – S = Soalan , J =Jawapan

 

S         Yang dikatakan ISLAM berapa kesempurnaannya ?

 

J          TigaPerkara :-

 

a.                 Diikrarkan dengan lidah

b.                 Ditashdiqkan dalam hati

c.                 Dikerjakan dengan anggota

 

S         Berapa tandakah yang dikatakansesaorang itu Islam ?

 

J          Empat perkara :-

 

a.                 Merendahkan diri keHadrat Allah dan sesama islam

b.                 Suci  lidah dari memakan dan meminum benda haram

c.                 Suci lidah dari dusta dan mengumpat

d.                 Suci badan daripada Hadath Besar

 

S         Yang dikatakan Islam berapa syarat pakaiannya ?

 

J          Empat perkara :-

 

a.                 Sabar akan Hukum Allah SWT

b.                 Ridha akan Qadha Allah SWT

c.                 Menyerahkan Diri kepada Allah dengan tulus ikhlas

d.                 Mengikut Firman Allah dan Hadith Nabi.

 

S         Apakah yang membinasakan Islam ?

 

J          Empat perkara :-

 

a.                 Berbuat sesuatu amalan yang tiada dasar dari Islam itu sendiri

b.                 Mencela orang berbuat baik & meringankan Hukum Allah SWT

c.                 Diketahui tetapi tidak dibuat

d.                 Tiada tahu tetapi malas bertanya

 

ILMU & MAKRIFAT  TOK GURU PERAMU

 

Pendapat Tok Peramu  tentang Makrifat adalah saperti berikut :-

 

Adapun Keputusan Makrifat itu ialah MENGENAL ALLAH. Kesudahannya putus ilmu itu yaitu Mati...............

 

Adapun Makrifat yang mesti diketahui itu ialah 20 Perkara terbahagi kepada 5 Bahagian.......

 

Bersambung......

 


IBNU ARABI & Manuskrip Baru......

Posted by alfakirabdillah algemasi on January 13, 2011 at 1:59 PM Comments comments (0)

Salam para pembaca yang budiman.........

 

Fakir adalah saorang peminat IBNU ARABI...malah hampir semua artikel yang dimuatkan didalam lamanweb & lamanblog fakir ini adalah berlandaskan fahaman dan pemikiran IBNU ARABI.

 

Berikut fakir copy and paste satu rencana berkaitan IBNU ARABI yang disiarkan oleh sisipan MEGA Utusan Malaysia pada hari  Selasa 4hb Januari 2011 untuk bacaan kita semua.

 

Salah saorang ahli sufi besar dan berpengaruh dalam sejarah perkembanganTasauf  Islam ialah Ibnu Arabi. Nama lengkapnya ialah MUHIDDIN ABU ABDULLAH MUHAMMAD bin ALI bin MUHAMMAD bin AHMAD bin ABDULLAH HATIMI AL-TAI.

 

Beliau juga dikenali dengan gelaran MUHY AD-DIN ( Penghidup Agama ) dan SHEIKH AL-AKBAR ( Guru Terbesar )

 

Ibnu Arabi terkenal dengan doktrinnya tentang WAHDAH AL-WUJUD ( KesatuanWujud ) yang mengakibatkan beliau dikritik dan dikafirkan oleh ( beberapa =fakir ) ulama.

 

Setelah berkelana kepelbagai tempat beliau menetap di Damsyik, Syria sampai akhir hayatnya. Disana beliau merasakan peringkat terakhir perjalanannya yang juga merupakan peringkat kematangan kerohanian dan intelektualnya sebagai ahli sufi.

 

Ibnu Arabi terkenal dengan fahaman WAHDAH AL-WUJUD. Menurutnya tidak adasesuatu pun yang wujud kecuali Tuhan. Hanya ada satu kewujudan hakiki iaituTuhan.

 

Segala yang ada selain Tuhan hanyalah tampakan lahiriah daripadaNya. Kewujudan makhluk bergantung kepada Kewujudan Tuhan atau berasal daripada Kewujudan Tuhan.

(beberapa = fakir ) ulama lain.

 

Pengaruh Ibnu Arabi terhadap perkembangan tasauf  & falasafah sangat luar biasa. Gagasan kesufian Ibnu Arabi tersebar keseluruh Dunia Islam dan mendapat pengikut yang tidak terhitung jumlahnya.

 

Di Indonesia pemikiran Ibnu Arabi juga tersebar luas. Hal ini terbukti dengan banyaknya ulama yang membawa fahaman Wahdah al-wujud saperti Hamzah Fansuri, Syamsuddin Al-sumatrani, Abdus Samad palimbani dll.

 

Ada sekitar 300 judul buku yang dihasilkan oleh Ibnu arabi. Sebahagian besar ditulis semasa berkelana untuk menuntut ilmu. Antara karyanya yang terkenal ialah FUTUHAT al-MAKIYYAH ( Penalulukan Makkah ) Dalam karya ini Ibnu Arabi menulis bahawa Allah SWT melalui malaikat yang menyampaikan ilham kepadanya. Kitab ini mengandungi huraian tentang prinsip metafizik, ilmu keagamaan dan pengalaman kerohanian Ibnu Arabi sendiri.

 

FUSUS al-HIKAM ( Permata Hikmah ) ialah karya Ibnu Arabi yang ditulis 10tahun sebelum beliau meninggal dunia. Menurut pengakuan Ibnu Arabi karya ini diterimanya daripada Nabi Muhammad dalam mimpinya yang menyuruh beliau menyebarkannya kepada seluruh umat manusia agar mereka dapat mengambil manfaat daripada karya itu.

 

Kitab tersebut bertujuan memaparkan aspek tertentu kebijaksanaan 25orang nabi dan rasul.

 

Fakir sedang mencari buku terjemahan Syaikh Tosun Bayrak al-Jerrahial-Halveti yang bertajuk Divine Governance of the Human Kingdom karya Ibnu Arabi. Ada ke sesiapa dari pembaca budiman yang memilikki buku ini ???

 

Sejarah Hidup Ibnu Arabi :-

 

1165 - lahir di Andalusia

1173 - pindah bersama keluarga ke Sevilla

1195 - mulai berkelana menuntut ilmu

1198 - pergi ke Fez Maghribi

1201 - menunaikan Haji ke Makkah

1205 - pergi ke Konya, Turki

1211 - pergi ke Baghdad, Iraq

1223 - menatap di Damsyik, Syria

1240 - meninggal dunia di Damsyik ( 16 November )

 

sumber : Sisipan MEGA, Utusan Malaysia 4hb Januari 2011

 

Salam para pembaca yang budiman............

 

Fakir memohon banyak banyak maaf kerana masih lagi belum dapat memulakan penyalinan manuskrip yang terdahulu disebutkan. Tiada sebab dapat diberikan melainkan barangkali masih tiada Kudrat & IradatNya yang disampaikan kepada badan diri ini.

 

Manuskrip yang disebut itu tiada dicatitkan siapa pengarangnya tetapi ada disebutkan sebaga iILMU DAN MAKRIFAT TOK GURU PERAMU. Ianya ditulis dalam Bahasa Melayu lama dengan ejaan jawi lama. ( contoh ba wau mim bukan bom tetapi bumi )

 

Fakir tidak pasti sama ada manuskrip ini benar benar hasil karangan Tok Guru Peramu atau ditulis oleh orang lain yang merujuknya sebagai Ilmu Makrifat Tok Guru Peramu.  Namun fakir membiarkan perkara penulis ini sebagai satu persoalan yang tidak dapat fakir selesaikan dan menganggapnya manuskrip itu sebagai satu bahan / sumber ilmu yang bernilai yang barangkali ditulis atau bersumberkan ilmu dari Tok Guru Peramu yang terkenal itu.

 

Dalam prosesmerumikan manuskrip ini fakir telah sedaya upaya menyesuaikan manuskrip ini dengan Bahasa Melayu moden supaya dapat dan mudah difahami oleh pembaca zaman ini. Sehubungan dengan itu penyalinan manuskrip hingga menjadi ENTRI dilaman ini dilakukan melalui teknik menulis semula apa yang fakir faham dan bukannya perumian manuskrip jawi kepada tulisan rumi secara terus.

 

Namun begitu perlu ditegaskan bahawa apa apa juga pendapat, fahaman dan tafsiran manuskrip ini merupakan pendapat, fahaman dan tafsiran penulis manuskrip dan bukannya pendapat , fahaman dan tafsiran fakir.

 

Ada juga terdapat beberapa bahagian dan tulisan khususnya ayat ayat Al-Quran dan hadith hadith yang ditulis mengikut tulisan Arab yang tidak dapat fakir masukkan dan salin kedalam entri kerana kelemahan fakir sendiri dalam perkara ini. Jadi yang diambil hanyalah terjemahan ke- Bahasa Melayunya sahaja.

 

Selamat membaca..........................

 

Alfakirabdillah Abdullah Al-Gemasi


PERCOBAAN MENJAWAB PERSOALAN PEMBACA..............

Posted by alfakirabdillah algemasi on January 13, 2011 at 12:18 PM Comments comments (3)

Salam  para pembaca yang budiman, semuga sentiasa dalam Rahmat Allah SWT

 

Saorang pembaca baru blog ini telah menghantar e.mail kepada Fakir saperti yang  fakir C & P dibawah kerana pada sangkaannya barangkali Fakir dapat memberi sedikit sebanyak penjelasan mengenai persoalan yang dihadapinya berkaitan Ilmu Agama Islam./ Ilmu Hakikat

 

Sudah pasti Fakir yang fakir ini tidak berkemampuan untuk memberi jawapan yang hakiki melainkan dengan Kudrat / IradatNya jua. Sesungguhnya ia merupakan satu dugaanNya yang berat kepada sifakir ini.

 

Maka amatlah perlu fakir mengembalikan persoalan ini kepadaNya jua kerana begitulah FirmanNYa ...kepada Allah jualah kembalinya segala persoalan. Fakir hanya dapat mengulangi bacaan HAUQALAH dan menyerahkan segala gerak otak , akal dan jari-jemari fakir untuk menaip jawapan kepada persoalan yang dikemukakan .

 

Ikutilah apa yang jari jemari ini taip saperti disertakan didalam ENTRI kali ini.

 

Sebagai manusia yang berjasad dan bernyawa , fakir mohon maaf  terutamanya kepada saudara yang bertanya dan umumnya kepada pembaca seklian sekiranya jawapan yang ditaip tidak memuaskan hati atau jauh dari sasaran.

 

Fakir juga dengan segala rendah hati mohon pandangan saudara pembaca yang lain dalam mencari jawapan kepada persoalan saudara kita ini. Tq.

 

Salam takzim,

 

Fakirabdillah.

 

.........................................................................................................................

 

PERSOALAN YANG DIKEMUKAN ( e.mail )


Assalamualaikum Tuan..


 

Pertama sekali saya perkenalkan diri hamba ini bernama HAMBA ALLAH ( nama saudara kita ini dipadamkan ) dari GS ( lokasi juga dipadamkan ), Perak.


Terima kasih kerana ikhlas menerima jemputan saya di-alam muzakarah peribadi ini. Saya takut untuk kemukakan dalam blog.. takut ada yang kurang mengerti akan hakikat Hamba danTuhannya terseleweng atas muzakarah kita..


 

Saya yang lemah lagi hina sebenarnya masih belajar dan mencari yang Maha Esa..bermacam aliran ( telah ) saya terokai.. tapi bukan secara mendalam disebabkan faktor persekitaran tempat kerja saya yang kurang sesuai.. dan dalam setiap aliran dan guru2 yang ditemui.. soalan ini yang akan saya huraikan sebentar lagi saya tujukan.. bukan berniat mahu menguji ilmu sesiapa.. seriously saya ingin mengetahui.. saya yakin.. Allah tidak memberikan ilham kepada saya dengan persoalan ini jika tiada jawapannya..


 

Seperti yang baru ditulis dalam blog tuan baru2 ini.. saya amat setuju dengan"PERCAYA lah bahawa YANG MEMBIMBING dan MENYESATKAN itu HANYAALLAH".. dan saya yakin segala yang ada ini hanya Allah.. Hakikat Ketuhanan dan hambanya sudah saya selami secara ilmiah..

 

Maka rasanya tuan pasti setuju kalau saya katakan SEGALA YANG BERLAKU PADA KITA SETIAP HELA NAFAS DAN DEGUP JANTUNG KITA ADALAH PERBUATAN ALLAH.. SETIAP ILHAM DAN AKAL FIKIRAN KITA PUN ADALAH DARI ALLAH.. SEKALIPUN PADA SEKETIKA DIHASUT IBLIS DAN SYAITAN..SEMUA ATAS KETENTUAN ALLAH.. PENDEK KATA SEPERTI YG SUDAH TERSIRAT DI LUHMAHFUZZ... BENAR??


 

Persoalannya:


MENGAPA WAJIB ADA SYURGA DAN NERAKA ( ? )..

MENGAPA ALLAH MURKAKAN HAMBANYA SEDANGKAN DIA YG MELAKUKAN SEMUANYA.. TIADA DAYA BAGI HAMBANYA WALAU SEDIKIT.. AKU BERBUAT MUNKAR.. AKU DITERJAH KE NERAKA.. APA SALAHKU??SEDANGKAN DIA YG MELETAKKAN AKU DALAM SUASANA MUNGKAR ITU.. AKU BERBUAT BAIK..AKU DIKURNIAKAN SYURGA SEDANGKAN AKU TIDAK MEMINTA AKANNYA.. YG AKU MAHU CUMA KASIH DAN SAYANGNYA.."


 

Tuan faham ( bu ) kan ( ? )  apa yg saya persoalkan di atas.. maafkan saya kerana saya yang bodoh ini tidak pandai menyusun kata2.. saya tulis apa yang terlintas di kepala sahaja.. harap maaf..


 

Ada guru yang dari jalan ABC ( nama aliran / jalan dipadamkan ) menjelaskan bahawa Syurga dan Neraka tak wujud.. hanya sekadar cerita.. lalu saya nafikan kenyataannya menggunakan kisah pengalaman dari rakan segurunya juga.. seorang sahabat dari aliran  ABC ini yg berada diYala Thailand, ( yang ) mendakwa dia pernah travel ( mengembara kealam ghaib ?) melihat neraka selama 10 hari.. dan selama 10 hari  ( itu ) dia kaku di kerusi tempat dia mula2"ON" ( tafakur ? ) gerak rasa itu.. maka memang sah wujudnya neraka dan syurga itu..( mengikut kawan saya ini )


 

Juga seorang sahabat dari ( tareqat )  naqsabandi yang  juga membawa jalan ABC ini  pernah menyatakan.. " kaalu tak solat, ingat masuk neraka.. maka akan masuk neraka.. tapi kalau tak solat ingat masuk syurga.. maka akan masuk syurga.."


Kenyataan  ( dia ) ini seolah2  ( menyatakan bahawa ) dia mampu menentukan tempatnya  after-life  ( akhirat ) nanti.. mungkin dia benar, mungkin tidak.. saya tak upaya nak mengatakan apa2.. sebab yakin kata2nya itu bukan dari dia tapi atas Daya Allah jua.


 

Banyak lagi jawapan lain yang pernah saya dengar.. tapi hinggga hari ini rasa dan perasaan saya masih belum puas mencari..


 

Harap tuan dapat membimbing saya seada-nya..

 

Hamba yg lemah lagi hina

 

Hamba Allah

 

//////////////////////////////////////

 

PERCOBAAN MENJELASKAN ....oleh sifakir.

 

Salam saudara yang bertanya,

 

Pertamanya ikhlas saya katakan bahawa saya sebenarnya bukanlah tempatyang wajar bagi saudara mengemukakan pertanyaan yang amat berat ini apatah lagiuntuk membimbing saudara

 

Saperti saudara juga saya merupakan insan kerdil yang diberi minat untuk memasukkan apa yang dirasakan perlu kelaman-blog yang dinamakan sebagai FAKIRABDILLAH ini. Kebanyakan apa yang dijadikan ENTRI merupakan bahan bahan bacaan saya sendiri yang saya rasa elok dikongsikan bersama dengan insan insan yang sealiran. Banyak juga artikel yang menjadi entri lamanblog ini saya tidak faham. Saya juga masih belajar dan ingin terus belajar............

 

Namun berdasarkan ADAB dan BUDIBAHASA saya mohon kepada Allah Zat Wajibul Wujud Yang Sentiasa Meliputi badandiri / jasad ini untuk memberi jawapan sebaik mungkin.............

 

PERTAMA

 

Ada dua pokok persoalan yang saudara kemukakan ..pertamanya kenapakah Allah mengwujudkan Syurga dan Neraka ( kenapa ada DOSA dan PAHALA ?? )

 

Keduanya kenapa Allah ( boleh ) MURKA akan hambanya sedangkan segala perbuatan sihamba adalah Perbuatan ( AF’AL ) Allah belaka dan amat tidak logik sihamba dicampakkan ke Neraka atas kesalahan yang bukan perlakuannya ?

 

Bagi saya pada hakikatnya kedua-dua persoalan saudara itu  hanya Allah yang dapat menjawabnya keranaAllah yang mengadakan Syurga dan Neraka dan mengikut kenyataan saudara Allah jualah yang MURKA dan akibat KemurkaanNya itu sihamba dicampakkan ke Neraka.

 

Kenapa Allah adakan keduanya ? ( Syurga & Neraka ) Tiada manusia yang boleh menjawabnya bagi pihak Allah.( dulu, kini dan selamanya )

 

Jika ada manusia yang cuba memberi jawapan , maka jawapan itu hanyalah ANDAIAN manusia itu belaka . Jika ada manusia lain yang tidak bersetuju atau bersetuju dengan jawapan manusia pertama tadi , maka apa jua yang dinyatakan masih juga merupakan andaian belaka.

 

Maknanya tiada siapa yang boleh mengatakan BETUL atau SALAH.

 

Kenapa Allah MURKA ? Dan kenapa Allah mencampakkan manusia yang menempah KemurkaanNya itu ke Neraka ?  Barangkali persoalan ini boleh dicari jawapannya berdasarkan dalil dalil NAQLI dan berpandukan dalil AQLI yakni hukum akal. ( logik & munasabah )

 

Dalam hal kedua ini sesiapa sahaja boleh memberi pendapatnya berlandaskan ilmu dan fahaman masing masing namun berkaitan BETUL atau SALAH tiada siapa dapat memastikan melainkan Allah jua.

 

BETUL atau SALAH pula adalah perkara yang tidak wujud pada hakikinya.Maksudnya konsep betul dan salah wujud dalam tanggapan belaka yang bersifat PERBANDINGAN atau comparative . Ianya banyak bergantung kepada ilmu lebih lebih lagi ilmu yang terdahulu menyerap dalam otak dan akal manusia itu.

 

Contohnya para ilmuan matematik mengatakan 2 x 2 = 4. Jika kita katakan kepada cucu kita yang masih belum bersekolah  2 x 2 = 7 maka itulah yang betul pada cucu kita itu manakala abangnya yang sudah belajar tahun dua akan berkata salah tutuk , cikgu kata   2 x 2 = 4. Ini adalah kerana kenyataan 2 x 2=4  itu telah dimasukkan kedalam benak cucu kita yang telah bersekolah itu oleh gurunya.

 

Begitu jugalah halnya dengan kawan Hindu kita yang percaya bahawa Dharma telah menjelma dalam pelbagai bentuk dan nama. Maka banyaklah sembahan kawan kita itu kerana konsep pelbagai tuhan itu telah dimasukkan kebenak mereka oleh nenek moyangnya. Maka dia pun menganggap kita kawannya yang Islam ini berada dipihak yang SALAH yakni TIDAK BETUL..

 

Rumusannya ialah pedulikan hal Salah dan Betul  dari segi pandangan orang lain. Percayalah pada DIRI SENDIRI dan ILHAM ( khatrat ) Allah.


KEDUA

 

Perlu juga disebutkan bahawa HAK untuk mengadakan SYURGA dan NERAKA adalah HAK MUTLAK Allah. Allah telah menceritakan bahawa DIA telah mencipta Syurga dan Neraka untuk makhluk ciptaannya di-AKHIRAT ) nanti. Ini jelas dinyatakan oleh Allah didalam Al-Quran sedangkan Al-Quran itu adalah PANDUAN HIDUP setiap muslim.

 

Maka adakah BENAR jika ada  manusia yang mengaku muslim MENIDAKKAN kewujudan Syurga & Neraka yang diceritakan kepadaNya oleh Tuhannya sendiri? Maka sangat wajarlah manusia itu mencari TUHAN YANG LAIN . Ada ke ????

 

KETIGA

 

Begitu juga HAK untuk memasukkan sasaorang hamba yang DIA cipta itu keSYURGA atau ke NERAKA adalah juga HAK MUTLAK Allah. Oleh kerana itulah Allah menghuraikan tentang HUSNUL & SYUUL KHATIMAH dimana jelas dinyatakan bukan Ibadah yang menentukan kedudukanSyurga- Neraka sasaorang itu tetapi KEHENDAK Allah sepenuhnya

 

Ini bermaksud bahawa KETENTUAN Syurga & Neraka BUKAN TERTAKLUK kepada beribadah atau tidak beribadahnya manusia itu. Sedangkan ibadah itu merupakan perbuatan fizikal dan non-fizikal. Ianya merupakan PERBUATAN / GERAK / LAKUAN manusia itu. ( AF’AL )

 

Maksudnya bukan PERBUATAN manusia itu yang menentukan kedudukannya di-Akhirat nanti yakni SYURGA atau NERAKA TETAPI KETENTUAN dan KEHENDAK TUHAN. So ..apakah yang membuatkan manusia itu bersusah hati ??????

 

KEEMPAT

 

Sebenarnya apa yang saudara kemukakan ialah berkaitan persoalan  TAUHID yakni berkaitan sama ada BENAR segala perbuatan manusia itu adalah AF’AL Allah belaka atau sememangnya perbuatan manusia itu adalah perbuatan manusia itu sendiri.

 

Perlu juga kita ingat bahawa persoalan TAUHID ialah persoalan BATIN yakni apa yang kita yakini atau PERCAYA sepenuhnya. Ianya bukan persoalan LUARAN yang material. Maknanya ianya ( keyakinan kita / tauhid itu )  tidak dapat ditunjukkan diluar. Ianya didalam diri kita sendiri UNTUK KITA SENDIRI. Pasti Tauhid ini pada luarannya akan mempengaruhi tindak tanduk atau kelakuan seorang individu itu. didunia ini dan juga di-Akhirat nanti.

 

Sehubungan dengan itu jika kita berpegang kepada TAUHID bahawa manusia itu tidak boleh    bergerak  melainkan digerakkan oleh Allah sama ada gerak itu bersifat     positif ( yakni untuk kebaikan ) atau negatif ( yang mendatangkan keburukan ) maka WAJARlah kita bertauhid bahawa tidaklah patut manusia itu dipertanggungjawabkan kepada perbuatan yang bukannya perbuatan dirinya sendiri tetapi merupakan AF’AL Allah kesemuanya.

 

Maka berasa BEBASLAH kita dari rasa DIPERTANGGUNGJAWABKAN.

 

Maka tidaklah wajar manusia itu mendapat Nikmat Syurga atau dihukum dengan siksa Neraka. SANGAT LOJIK dan MUNASABAH. ( barangkali yang ditumpukan oleh manusia jenis ini ialah untuk BERSAMA TUHAN-nya. )

 

Apakah balasan yang wajar oleh manusia sebegini ?

 

Tiada jawapan disini. Setidak-tidaknya  hidup kita didunia ini AMAN & DAMAI tanpa rasa marah, dendam kesumat, benci dan merajuk kerana wajarkah kita berbuat negatif kepada orang yang negatifkan kita sedangkan kita yakini bahawa baik pada diri kita mahupun melalui jasad orang lain kesemuanya- segalanya adalah PERLAKUAN Tuhan ALLAH belaka ? Siapakah kita hendak MARAH dan DENDAM denganTuhan Allah ????

 

KELIMA

 

Sebaliknya jika manusia itu YAKIN dan BERIMAN bahawa Af’al Allah tiada berkaitan atau tidak ada apa apa pengaruh ( tidak ada kena mengena ) keatasperbuatan dan kelakuannya, maka adalah wajar manusia itu DIPERTANGGUNGJAWABKAN atau dia sendiri BERTANGGUNGJAWAB atas kelakuan dan perbuatannya.

 

Maka akan berfungsilah JANJI TUHAN yakni yang baik dibalas dengan PAHALA yakni NIKMAT SYURGA  dan yang jahat atau tidak baik dibalas dengan DOSA yakni SIKSA NERAKA

 

Dan akan berfungsi jugalah JANJI TUHAN bahawa DIA ALLAH mengikut PRASANGKA hambanya itu . maksudnya jika manusia itu bersangkaan Allah akan mencampakkannya keneraka akibat kejahatannya maka itulah yang akan diperolehinya NANTI...


Sebaliknya jika manusia itu bersangkaan Allah akan mengampuni segala dosanya melainkan dosa syirik maka itulah yang akan diperolehinya yakni KEAMPUNAN HAKIKI Allah dan NIKMAT- lah yang akan didapatinya seperti kedinginan syurga bukannya kepanasan api neraka di AKHIRAT nanti.

 

Termasuk jugalah hal yang kita bicarakan sebentar tadi yakni berkaitan AF’AL ALLAH..jika kita bersangkaan semuanya Af’al Allah belaka , maka itulah SANGKAAN yang paling SELAMAT berbanding balasan bertanggungjawab atasapa juga tingkah laku kita yang boleh mendatang pahala pahala atau  dosa dosa  .

 

Boleh selamat ke ??????

 

KEENAM

 

Sedangkan atas SIFAT PENGASIH dan PENYAYANGNYA Allah berjanji MENGAMPUNKAN SEGALA DOSA ( yang berbalas dengan Siksa Neraka ) melainkan DOSA SYIRIK ( tiada ampun bagimu ) dan jika DOSA bertahap NIHIL ( tiada langsung sebelum mati ) apa lagi yang nak dirisaukan . You are  ....a ....SYURGAMAN... brother....

 

Maksudnya jika manusia itu SEDAR dan INSAF akan KASIH SAYANG Tuhan Allah SWT yang mentajallikannya FAHAM akan AJARAN ALLAH kerana selalu MERUJUK kepada Allah dan FirmanNya ( bukan rujuk kpd hamba Allah bertaraf ustaz ) ...selalu sedar bahawa sebagai ADAB sopan dan kehinaan sebagai hamba yang FAKIR       (beza dengan miskin – fakir = tak mempunyai apa apa – miskin adalah yang dimilikki sikit tapi tak banyak ) maka dia sentiasa sahaja MINTA AMPUN dan selalu TAKUT akan DOSA SYIRIK ( baik kasar atau halus ) maka.....

 

Peluang baginya untuk MASUK NERAKA adalah pada tahap minimal .....dan peluang baginya untuk MASUK SYURGA adalah pada tahap BANYAK CHANCE-lah bro..camtulah lebih kurang...

 

KETUJUH

 

Menurut saudara sasaorang itu HANYA akan dicampakkan ke Neraka jika Allah MURKA. Jika Allah tidak MURKA barangkali sihamba akan di- LETAKKAN diSyurga.

 

Berdasarkan dalil AQLI maka WAJAR SANGAT-lah sihamba BERUSHA untuk tidak membuatkan Tuhannya MURKA supaya dapat masuk Syurga.

 

Berdasarkan dalil dalil NAQLI ( bukan AQLI ) apakah yang membuatkan Allah SWT Yang Maha Penyayang, Maha Pengasih , Maha Mengasehani ( KESIHAN ) dan Maha Pengampun itu menjadi MURKA ?????

 

Didalam Al-Quran Allah menegaskan :-

 

Pertamanya DIA ialah Tuhan Yang Maha Pengasih , Maha Penyayang akan hambanya yang DIA sendiri cipta / tajalli ,  hingga Allah Berfirman : Sesungguhnya NIKMATKU mengatasi segala-galanya ( Nikmat = Syurga )

 

Kedua DIA Allah Maha Pengampun , Maha Penerima TAUBAT . Sentiasa mengampunkan kesalahan kesalahan ( dosa dosa ) hambanya ( jika hamba itu minta ampun ) untuk dosa yang dahulu sekarang dan akan datang.


Ini MEMBUKTIKAN kepada sihamba itu  bahawa TUHAN ALLAH yang ditauhid dan diimaninya adalah sangat SUSAH untuk MURKA.

 

Ketiga DIA Allah tidak sekali –kali MEMAAFKAN apalagi MENGAMPUNKAN hamba yang MENYENGUTUKAN atau MENSYIRIKKAN atau MENDUAKAN– NYA.

 

Maksudnya TIADA MAAF dan KEAMPUNAN Allah bagi orang YANG TIDAK SECARA IKHLAS MENGAKUI KETUHANAN-NYA. Bukan kah ISLAM itu yakni   ( Alif – Shin – Lam Alf – Mim ) itu bermaksud Allah Mengucapkan Salam Kepada hamba Yang Mengakui KetuhananNya dan Kerasulan Muhammad ??? ( Alif = Allah , Shin = Salamun , Lam Alif = Mengakui Ketuhanan Allah, Mim = Mengakui Kerasulan Muhammad )

 

INI – LAH SATU SATUNYA DOSA ATAU KESALAHAN YANG MEMBUATKAN ALLAH MURKA TIADA YANG LAIN pada pendapat fakir.

 

Maka penyelesaian dalam bab hal SYIRIK yang mendatangkan Kemurkaan Allah ini ialah TAUHID – MENGESAKAN Zat – Sifat – Asma’& Af’al Allah yakni bertauhidkan LA MAUJUDA BIHAQQI ILLALAH yang diutarakan oleh ILMU HAKIKAT berlandaskan NAFI dan ISBAT pada peringkat awalnya hingga ketahap TIADA NAFI dan TIADA ISBAT sebagai muktamadnya.

 

Maksudnya NERAKA itu hanya bagi sihamba yang MENSYIRIKKAN Allah bukan sebaliknya.

 

Namun fakir juga berpendapat PUNCA sihamba menjadi hamba yang di-MURKAI ( yang menzalimi dirinya sendiri = Firman Allah  )ialah mereka memang dijadikan begitu atas Kehendak Allah jua atas sebab Yang Di-Ketahui Allah jua kerana Allah jua yang membuatkan mereka  TIDAK MAHU menerima Kenyataan Kenyataan  Allah didalam Al – Quran contohnya Firman Allah yang straightforward saperti AKU JADIKAN KAMU dan SEGALA PERBUATAN KAMU.

 

KELAPAN

 

Kekadang kita ini BANYAK SANGAT TAKUT bukan pada Allah tetapi takut pada cakap ustaz....contohnya jika sejak baligh hingga berumur 50 tahun jumlah hari tidak berpuasa melebihi 365 hari camno nak GANTI ...ustaz kata kalau tak qadakkan / ganti masuk neraka ..maka kita pun percaya ...dan kita jadi SUSAH HATI serta RISAU tak tentu arah... langsung percaya kita nanti masuk Neraka ....

 

Itu bab menggantikan PUASA. Bagaimana pula menggantikan sembahyang yang juga melebihi 365 hari. Kena kali lima pulak itu ( satu hari = 5 waktu ) Boleh ke kita buat penggantian itu ???? Mampu ke ? Kalau tidak mampu mengikut ustaz maka bersedialah untuk masuk Neraka. Macam mana nak sedia masuk neraka tu ? kenalah tanya si ustaz bagaimanakah persediaan yang perlu diadakan untuk masuk neraka .....?????

 

Bagi mereka yang suka MENDALAMI Ilmu Agama dengan BERGURU KPD ALLAH , dia relax je sebab dia YAKIN akan PESANAN NABI bahawa Tafakur sesaat itu mengatasi kebaikan beribadah ( puasa & solat ) selama 70 / 1000 tahun dan dia tahu bahawa tidak mungkin boleh bertafakur SESAAT kena main minit maka mulalah diambil calculator mengkalikan minit kepada saat dan kalikan dengan 70 atau 1000.

 

Maksudnya Allah atas SIFAT KASIH SAYANG dan KESIHANNYA – dengan sengaja MENYUSAHKAN kita sebagai hambaNya UNTUK MASUK NERAKA dan dengan sengaja pula MEMUDAHKAN kita UNTUK ke SYURGANYA. So why worry ???

 

KESEMBILAN

 

Jika sekiranya manusia itu YAKIN bahawa manusialah yang menentukan segala gerak dan diamnya, bekerja, beribadah malah segala galanya .....

 

Maka sehubungan dengan keyakinan dan iman pada tahap ini maka adalah wajar, lojik dan munasabah manusia itu mendapat faedah atau nikmat dalam bentuk Syurga atau wajar sangat mendapat siksa dalam bentuk siksa Neraka.

 

Namun Allah secara simbolik menegaskan SEBENAR-NYA hal masuk Syurga dan Neraka ini HAK Allah semata –mata dan secara berkias Allah menegaskan – Aku ampunkan segala dosa dosa-mu melainkan dosa SYIRIK. Dan secara halus dan rahsia Allah menegaskan  NIKMATKU MENGATASI segala –galanya. Ini perlulah kita fikir dan renungkan sedalam-dalamnya.

 

KESEPULUH

 

Soalan saya kepada saudara ialah ... dimana kedudukan saudara ?

 

Adakah saudara yakin seyakin yakinnya bahawa sebagai manusia JASAD saudara TIDAK BOLEH melakukan apa gerakpun melainkan DILAKUKAN OLEH NYAWA saudara ?

 

Adakah saudara yakin NYAWA saudara itu BERSIFAT KETUHANAN ? Ianya datang dari Tuhan dan akan kembali kepada Tuhan ? ( Al-Latifah Rabbaniah )  Yakin atau tidak ?

 

Atau ......

 

Saperti orang yang ramai disana tu..................yang berkeyakinan atas kekuatan dan kepandaian mereka sendiri memisahkan / FARAK diri mereka sebagai manusia dengan Allah yang menzahirkannya. Mereka berkata Allah. itu .Allah –lah ....aku ini  akulah...perbuatan aku tidak ada kena mengena dengan Allah.

 

Bolehkah mereka menjelaskan bagaimanakah mayat yang dimasukkan keliang lahat itu dapat menjawab soalan mudah malaikat yang menyoalnya jika si NYAWA yang sudah meninggalkan jasad itu tidak kembali untuk membantu ??????

 

Saudara telahpun menjawab saperti yang saudara katakan :-

 

Saya katakan SEGALA YANG BERLAKU PADA KITA SETIAP HELA NAFAS DAN DEGUPJANTUNG KITA ADALAH PERBUATAN ALLAH.. SETIAP ILHAM DAN AKAL FIKIRAN KITA PUN ADALAH DARI ALLAH.. SEKALIPUN PADA SEKETIKA DIHASUT IBLIS DAN SYAITAN.. SEMUA ATAS KETENTUAN ALLAH.. PENDEK KATA SEPERTI YG SUDAH TERSIRAT DI LUH MAHFUZZ...BENAR??


Ironinya ialah jika kita percaya SEGALA-GALANYA , Kesemuanya dari sebiji zahrah hingga sebesar planet matahari adalah Ketentuan , Keputusan , Gerak-laku Zat Wajibul Wujud Allah SWT , maka adakah wajar IMAN itu TAUHID itu di- NODAI oleh persoalan persoalan yang tidak mungkin boleh kita dapatkan jawapan sabenar-benarnya ?     ( melainkan satu hujah dan penceritaanyang entah betul atau tidak  saperti entri ini )  – saperti betul ke ada Syurga & Neraka kerana jika tidak ada Syurga dan Neraka maka terbatallah HARI KEMUDIAN yakni Hari Akhirat.

 

KESEBELAS

 

Mari kita baca dan cuba fahamkan Firman Allah melalui Surah Al-Jin Ayat 13 yang terjemahannya bermaksud saperti dibawah :-

 

Barangsiapa BERIMAN kepada Tuhannya , maka ia TIDAK TAKUT akan PENGURANGAN PAHALA dan TIDAK TAKUT PULA akan PENAMBAHAN DOSA dan KESALAHAN.

 

Soalan pertama ?????

 

Orang yang BERIMAN macam manakah yang tidak takut kepada berkurangan pahala dan bertambah dosa itu ?

 

Soalan kedua ...

 

Jika begitu orang yang takut berkurangan pahala dan takut bertambah dosa ialah orang yang TIDAK BERIMAN

 

Soalan ketiga ....

 

Orang yang tidak mengakui Ketuhanan Allah dan Kerasulan Muhammad ialah orang SYIRIK .

Orang syiriklah penghuni Neraka yang di-MURKAI Allah.

 

Sekian, terimakasih dan mohon berbanyak maaf jika penjelasan diatas tidak memuaskan hati tuan atau tidak menepati jawapan kepada persoalan tuan.

 

 

Salam takzim dari .....

 

 

Sifakir dari gemas



Rss_feed